FGD Lanjutan Lagu Banjar: Penguatan Peran Dewan Kesenian Kota Banjarmasin

Penulis

  • Sumasno Hadi Universitas Lambung Mangkurat
  • Putri Yunita Permata Kumala Sari

Kata Kunci:

FGD, lagu Banjar, dewan kesenian Banjarmasin, kolaborasi kreatif

Abstrak

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini merupakan lanjutan dari FGD lagu Banjar yang telah kami lakukan bersama mitra tokoh dan praktisi musik Kalimantan Selatan di tahun 2020. Salah satu rekomendasi dari FGD itu adalah diperlukan penguatan peran institusi kesenian daerah bagi pengembangan apresiasi lagu Banjar di masyarakat. Di wilayah kota Banjarmasin, organisasi Dewan Keseniannya dianggap memiliki posisi dan potensi yang strategis dalam rangka pengembangan lagu Banjar di masyarakat, namun, posisi dan potensi tersebut belum terumuskan dan teraplikasikan secara konkret. Dengan demikian, tujuan dari PKM ini adalah untuk menemukan dan merumuskan penguatan Dewan Kesenian Kota Banjarmasin (mitra) dalam rangka pengembangan lagu Banjar di masyarakatnya. Berdasarkan tujuan dimaksud, maka Focus Group Disscussion (FGD) dipilih sebagai metode PKM dengan delapan tahapan metodisnya yaitu: merumuskan tujuan, menyusun pertanyaan, menyusun protokol, memilih peserta, pelaksanaan, evaluasi, analisis data, serta pelaporan. Dari FGD yang telah dilaksanakan dapat diketahui bahwa Dewan Kesenian Kota Banjarmasin memiliki posisi dan potensi kreatif bagi pengembanagn lagu Banjar di masyarakat dengan cara: (1) melakukan konsolidasi organisasi secara internal untuk menyusun pemikiran dan bentuk kegiatan kreatifnya di masyarakat; (2) melakukan kerja kolaborasi bersama Pemerintah Kota Banjarmasin, Perguruan Tinggi, dan para seniman musiknya; serta (3) mendukung kerja apresiasi lagu Banjar di masyarakat dalam bentuk sosialisasi edukatif secara luas di masyarakat.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Diterbitkan

26-06-2024